Beli Pulsa Onlineisi pulsa online bayar dengan bitcoin di SiPulsa.com.
Apa yang Terjadi Pada Bitcoin Miner Jika Bitcoin Telah Habis?

Apa yang Terjadi Pada Bitcoin Miner Jika Bitcoin Telah Habis?

Share Button
Bitcoing-Mining2
Gambar dari ophtek.com

Bitcoin dimeriahkan oleh para supporter tetapi mendapat teguran oleh para skeptis karena pasokannya yang terbatas. Hanya ada 21 juta Bitcoins yang dapat ditambang, terlepas dari penduduk bumi dan tuntutan yang sesuai untuk Bitcoins. Setelah semua 21 juta bitcoin habis ditambang, tidak akan ada lagi bitcoin baru (kecuali diadakan perubahan protokol untuk meningkatkan pasokan).

Para suporter menyukai pasokan Bitcoin yang terbatas karena itu mengingatkan mereka kembali pada uang standar emas. Saham emas memiliki banyak kesamaan dengan Bitcoin, yang paling jelas adalah pasokan tetap. Emas tidak dapat diciptakan sendiri sesuka hati, tetapi harus diekstrak dari bumi dan dimasukkan ke dalam perputaran dalam harga pasar. Sebuah standar emas menghalangi kemampuan bank untuk mengeluarkan media pengganti, karena di beberapa poin bank akan dipaksa untuk menebus kertas catatan mereka menjadi emas. Bitcoin – jika dapat digunakan dengan luas sebagai emas, maka akan dapat mencapai hal-hal yang sama dengan pasokannya yang terbatas.

Bitcoin: Emas tetapi lebih baik

15093783906_26f11efeb1_oBitcoin mengambil manfaat satu langkah di depan emas meskipun berwujud digital. Bitcoin bukan hanya tidak bisa diciptakan sewenang-wenang, tetapi juga menghilangkan kebutuhan akan pengganti kertas dengan menjadi alat tukar yang lebih ringan dan hampir tanpa biaya. Sedangkan emas dirasa begitu berat dan membutuhkan begitu banyak ruang fisik. Orang yang menggunakan standar emas cenderung memilih pengganti kertas untuk emas daripada membawa coin emas yang sebenarnya pada rekan-rekan mereka. Praktek tersebut berarti mereka telah mempercayakan emas di bank, dan memaksa orang untuk percaya bahwa bank yang bertanggung jawab mengelola emas mereka. Dengan demikian, bahkan di bawah standar emas yang ketat, bank masih bisa mengkhianati kepercayaan pelanggan mereka dan membuat deposito baru lalu menerbitkan media pengganti yang lain. Dunia digital Bitcoin menghilangkan masalah tersebut; karena hampir tidak ada biaya untuk menyimpan, dan dan tidak membutuhkan ruang penyimpanan ekstra, bitcoin dapat dibawa seseorang tanpa beban. Bitcoin Tidak memerlukan pengganti kertas, dan bank tidak lagi memiliki peluang untuk mencuptakan uang dari emas digital.

Meskipun manfaat yang menjanjikan, orang masih mendapat masalah dengan fakta bahwa Bitcoin memiliki pasokan yang terbatas. Salah satu kritik yang menunjuk pada pasokan Bitcoin adalah bagaimana dengan biaya penambang (miner fee) jika mereka tidak lagi mendapat reward dari blok yang mereka tambang. Mereka khawatir bahwa sistem pertambangan tidak dapat dilanjutkan karena semua Bitcoin telahditambang. Penambang harus terus bergantung pada biaya transaksi untuk menjaga agar mereka terus beroperasi. Kritikus mengatakan bahwa ketergantungan pada biaya penambang dan bukan pada blok reward akan membuat pertambangan menjadi sangat murah, yang akan menyebabkan kontraksi penambang, sentralisasi jaringan, dan mungkin runtuhnya jaringan secara keseluruhan.

Apakah Kegiatan Menambang Bitcoin Tetap Menguntungkan Setelah semua Bitcoins Habis Ditambang?

bitcoin-minerMemang benar, setelah semua Bitcoins habis ditambang, biaya transaksi akan menjadi satu-satunya sumber pendapatan bagi para penambang. Perhatian utama kemudian adalah, apakah biaya transaksi akan cukup untuk menjaga finansial para penambang mengapung.

Menggunakan biaya penambangan saat ini sebagai ukuran yang diperlukan untuk profitabilitas pertambangan lebih dari 100 tahun dari sekarang adalah sangat tidak mungkin, karena kita tidak tahu bagaimana teknologi pertambangan akan mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Sangat mungkin bahwa chip pertambangan akan menjadi begitu kecil dan murah dan dapat diinstal pada semua perangkat elektronik – mirip dengan tujuan 21 Inc. yang ingin untuk dicapai. Selebihnya, mining hardware mungkin dapat menjadi sangat hemat energi sampai abad berikutnya dimana biaya transaksi harus dinaikkan untuk menjaga para penambang agar tetap beroperasi.

Hal ini juga dapat menjadi kasus meningkatnya biaya transaksi ke tingkat yang cukup untuk keuntungan pertambangan. Jika setelah semua Bitcoins habis ditambang, dan seluruh dunia menggunakan mata uang digital sebagai media utama pertukaran, maka ada kemungkinan bahwa biaya transaksi akan naik karena peningkatan permintaan untuk transaksi.

Namun, saat ini belum dapat dipastikan berapa besar kenaikan pada biaya transaksi, karena kesepakatan di dalam komunitas saat ini adalah harus meningkatkan ukuran blok secara bertahap untuk memastikan skalabilitas jaringan. Ini berarti bahwa, jika ukuran blok terus tumbuh, setiap transaksi akan dapat dikonfirmasi dengan biaya rendah. Prospek ini mungkin tampak seperti ancaman terhadap jaringan, karena seperti memaksa penambang untuk bertahan hidup dengan biaya rendah setelah tidak ada lagi blok reward. Tetapi jika tidak meningkatkan ukuran blok dapat menjadi ancaman yang lebih besar untuk jaringan dibanding biaya transaksi yang rendah. Jika blok mencapai ukuran maksimum, tidak ada transaksi yang dapat terkonfirmasi sampai blok baru terbentuk, yang berarti jumlah transaksi selebihnya akan gagal. Skenario ini memungkinkan biaya transaksi yang lebih tinggi untuk para penambang – karena orang akan membayar biaya transaksi yang lebih tinggi agar transaksi yang mereka lakukan dapat berlangsung – akan tetapi hal ini juga dapat membuat orang untuk tidak menggunakan Bitcoin sama sekali, dan dapat membunuh mata uang digital jauh lebih cepat daripada jaringan mining yang tersentralisasi.

Meskipun pasokan Bitcoin sudah pasti yang berarti para penambang harus merelakan blok reward mereka, hal itu juga menciptakan kesempatan bagi para penambang untuk bertahan pada biaya transaksi. Setelah semua 21 juta Bitcoins habis ditambang, pasokan bitcoin tidak dapat meningkat lagi – terlepas dari meningkatnya permintaan. Oleh karena itu, seperti para penambang Bitcoin mengumpulkan biaya transaksi dari waktu ke waktu, tidak peduli seberapa besar atau seberapa lama, hasilnya akan tetap berharga.

Kesimpulannya, ada beberapa cara yang berbeda untuk membuat Bitcoin mining dapat tetap menguntungkan setelah blok reward habis – contoh di atas hanyalah beberapa dari berbagai kemungkinan. Selain itu, karena blok reward secara bertahap berkurang dari waktu ke waktu, bukan menghilang semuanya sekaligus, para penambang memiliki kesempatan untuk secara bertahap beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lebih mengandalkan biaya transaksi dibandingkan pendapatan dari hasil mining Bitcoins. Kombinasi yang paling mungkin yang akan membuat penambang tetap menguntungkan adalah perkembangan teknologi pertambangan di masa depan dan peningkatan dalam daya beli Bitcoin yang stabil. Namun, visi kami tentang masa depan tidak harus dibatasi oleh imajinasi kita. Tidak mampu membayangkan sesuatu bukan berarti mustahil; perkembangan yang spontan dan pergeseran ekonomi pasar mengingatkan kita tentang fakta ini setiap hari.

Apakah menurut Anda pertambangan Bitcoin akan tetap menguntungkan setelah blok reward habis? Marilah kita cari tahu melalui diskusi komentar di bawah. 🙂

Diterjemahkan dari bitcoin.com

Share Button
Share on FacebookTweet about this on TwitterShare on Google+Share on Reddit